Delphi for delphier

Array – Copy

Tingkatan Pemula
   
Kategori Dasar
   
Sub Kategori Array
   
Judul Copy
   
Oleh
eko-indriyawan-png.png   Nama Eko Indriyawan
Domisili Surabaya – Darmo Satelit
Delphi Delphi 2007 for Win32
YM eko_elits
Email eko_elits@yahoo.com
Telp 031 – 605 384 36
   
Referensi http://www.delphibasics.co.uk/Article.asp?Name=Arrays
   
Tujuan Melakukan proses pemindahan data dari array satu ke array yang lain.
  spasi
Overview
Artikel ini membahas lebih jauh tentang implementasi array dalam mendukung program aplikasi yang kita buat. Barang kali kalau kita secara manual dan tidak tahu akan fungsi copy, maka ketika kita hendak melakukan proses pemindahan data array, cara yang terlintas dipikiran kita adalah cara looping. Yaitu melakukan proses pemindahan data satu per satu.
Namun ketika kita tahu akan fungsi copy, maka kita tidak perlu melakukan looping. Kenapa ? karena dengan menggunakan fungsi copy, proses perulangan sudah dilakukan didalam prosedur tersebut. Dengan kata lain kita sudah disediakan prosedur instant yang tinggal menggunakan.
Dari sini pula kita dapat hikmah, bahwa kita harus bisa memaksimalkan prosedur, fungsi, property – property yang dimiliki oleh object serta konstanta – konstanta yang sudah disediakan oleh library yang ada didalam Delphi.
Apabila kita ingin mengetahui lebih lanjut dari prosedur atau fungsi yang sudah ada, kita tinggal buka librarynya untuk melihat detail dari perintah yang ada didalamnya.
Kemudian, dari pembahasan dan program contoh yang sudah diberikan, diharapkan anda bisa mengembangkan sendiri untuk kebutuhan program yang akan anda buat.
  spasi
  Struktur fungsi Copy :
  spasi
 
Copy
(
S : <string of dynamic array> ;
index: integer ; // awal data yang dicopy
Count: integer // jumlah data yang dicopy
);
  spasi
 
Dari struktur fungsi diatas terlihat bahwa S merupakan array yang akan dijadikan parameter untuk sumber data yang akan dipindahkan. Indek merupakan parameter untuk menunjukkan awal index yang akan dipindahkan kedalam array yang dituju. Apabila kita tentukan index-nya dengan nilai 2, maka itu berarti data akan dicopy dari index urutan ke-2. Sedangkan Count adalah jumlah data yang akan ditambahkan.
Ada beberapa karakteristik yang harus diketahui dari fungsi copy ini. Karakteristik tersebut antara lain adalah :
  spasi
  Misalkan:
   
  A := Indek Awal
  B := Jumlah Data
  spasi
 
  • Apabila A kurang dari 0 ( nol ) dan B lebih dari sama dengan 1 ( satu )
  spasi
 
Jika terjadi kondisi seperti ini maka akan diberlakukan kondisi
A sama dengan 0
B sama dengan A + B
contoh:
A = -5
B = 10
Maka A akan berubah jadi 0
dan B akan berubah jadi 5
  spasi
 
  • Apabila A dan B lebih dari 0 ( nol ), kemudian A lebih dari jumlah data dalam array.
  spasi
 
Jika terjadi kondisi seperti ini, maka program tidak akan error. Sebagai akibatnya, fungsi itu tidak mengembalikan nilai atau data.
Contoh:
Jumlah data array yang akan dipindahkan adalah 10
Indek awal yang ditentukan adalah 15
Kemudian jumlah data yang akan dipindahkan adalah 5.
Dari contoh diatas dapat dipastikan bahwa fungsi copytidak berhasil melakukan proses pemindahan data.
  spasi
 
  • Kondisi jika A nilainya kurang dari jumlah data array yang akan dipindahkan, Kemudian nilai Bmelebihi sisa data dari awal indek yang akan dipindahkan.
  spasi
 
Apabila terjadi kondisi yang demikian ini, maka data yang dipindahkan tidak mengaju pada nilai B, melainkan mengacu pada sisa data dari indek awalnya.
Contoh:
Jumlah data array adalah 20
Parameter nilai indek awal adalah 10
Kemudian parameter jumlah data yang akan dipindahkan adalah 20
Dara data diatas dapat dijelaskan bahwa nilai A adalah tetap 10
Kemudian nilai Badalah (20 – 10)
  spasi
 
Semoga dengan anda tahu karakteristik dari kondisi – kondisi seperti telah dijelaskan diatas dapat membuat anda lebih hati – hati dalam menggunaan fungsi Copy
  spasi
Petunjuk :
Silahkan anda ikuti langkah – langkah berikut ini dengan pelan – pelan agar bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan petunjuk yang sudah diberikan.
  spasi
Langkah 1
   
Langkah 2
Tambahkan beberapa object kedalam Form
   
  ListBox1: TListBox;
ListBox2: TListBox;
Button1: TButton;
Button2: TButton;
Label1: TLabel;
Label2: TLabel;
Edit1: TEdit;
Edit2: TEdit;
Label3: TLabel;
Label4: TLabel;
Bevel1: TBevel;
Label5: TLabel;
Bevel2: TBevel;
  spasi
Langkah 3
Atur desainnya seperti berikut ditampilkan pada gambar form dibawah ini
   
 
array0002.jpg
   
Langkah 4
Silahkan anda klik 2x tombol Proses. Setelah itu anda lanjutkan dengan menuliskan kode program didalam event OnClick seperti terlihat pada potongan kode program dibawah ini.
  spasi
 
procedure TForm3.Button1Click(Sender: TObject);
var
// deklarasi array
DataAsal,
DataTujuan : array of string;
// deklarasi counter
indek : integer;
// menentukan panjang array
SetLength(DataAsal,ListBox1.Count);
// proses pemasukan data dari listbox ke array data asal
for indek := 0 to ListBox1.Count – 1 do
DataAsal[indek] := ListBox1.Items[indek];
// melakukan proses copy data
DataTujuan := Copy
(
DataAsal,
StrToInt(edit1.Text),
StrToInt(edit2.Text)
);
// mengosongkan data tujuan
ListBox2.Clear;
// menampilkan data hasil copy
for indek := 0 to High(DataTujuan) do
ListBox2.Items[indek] := DataTujuan[indek];
end;
  spasi
Langkah 5
Silahkan anda compile. Tekan tombol Ctrl + F9.
   
 
Tunggu beberapa saat… ( Sedang di cek kode programnya )
 
Apabila tidak muncul pesan error, berarti program yang anda buat telah berhasil dan silahkan anda tekan tombol F9 untuk menjalankan program aplikasinya.
  spasi
Langkah 6
Silahkan anda tekan tombol Proses
   
 
Program sudah selesai anda buat. Sekarang silahkan anda tekan tombol Keluar
Semoga artikel ini bisa bermanfaat. Silahkan anda berikan informasi ini kepada teman – teman anda yang belum tahu.
Mari kita wujudkan kemajuan IT Indonesia bersama dengan teman – teman yang lain dengan Delphi sebagai media pemupuk kebersamaan.
  spasi
  spasi
Download
Silahkan anda download link diatas untuk mendapatkan contoh program aplikasi secara lengkap.
Ada beberapa masukan dan keluhan dari teman – teman, bahwa ada beberapa program contoh tidak bisa dijalankan dari delphi 7. Hal ini dikarenakan program contoh dibuat dengan menggunakan Delphi 2007 for win32.
Apabila anda menggunakan D7, sebaiknya anda mengikuti pandauan dari langkah – langkah yang sudah diberikan.
Atas perhatiannya, saya mengucapkan banyak terimakasih.
  spasi
Link terkait
Judul Tutorial
     
 
   
   
   
   
   
 
     
   
Judul Tutorial
     
 
   
   
   
   
 
     
       
   
Buku panduan
Dasar First Step To Be A Programmer
Menengah Pemrograman Database dengan Delphi dan MS SQL Server
Menengah Membangun database MLM
Iklan

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: